- Penggunaan klon unggul dengan produktivitas tinggi (3000 kg/ha/th)
- Percepatan peremajaan karet tua seluas 400 ribu ha sampai dengan 2009 dan 1,2 juta ha sampai dengan 2025
- Diversifikasi usahatani karet dengan tanaman pangan sebagai tanaman sela dan ternak
- Peningkatan efisiensi usahatani.
Di tingkat off farm kebijakan operasional yang dikembangkan adalah :